PSG Masih Belajar Tanpa Ibrahimovic

PSG Masih Belajar Tanpa Ibrahimovic

Tak mudah bagi Paris Saint-Germain untuk melepas kepergian Zlatan Ibrahimovic. Sampai sekarang, Les Parisiensmasih berusaha menyesuaikan diri dengan ketiadaan Ibrahimovic.

Ibrahimovic adalah bagian tak terlepaskan dari kemunculan PSG sebagai kekuatan baru di Eropa. Direkrut dari AC Milan pada 2012, striker asal Swedia itu langsung jadi simbol lini depan PSG.

Selama empat musim berkostum PSG, Ibrahimovic mencetak 156 gol dalam 180 pertandingan dan menjadi top skorer sepanjang masa klub tersebut. Dia mengantarkan klub tersebut menjuarai Liga Prancis empat musim berturut-turut dan meraih delapan trofi domestik lainnya.

Ibrahimovic hengkang dari PSG pada musim panas lalu. Dia memutuskan untuk menerima tantangan bermain di Premier League bersama Manchester United.

Tanpa Ibrahimovic di lini depan, start PSG di Liga Prancis musim ini tak mulus-mulus amat. Mereka sempat tampil inkonsisten meski belakangan berhasil memangkas jarak dengan Nice, yang jadi pemuncak klasemen, menjadi satu poin.

Pelatih PSG, Unai Emery, yang ditunjuk sebagai pengganti Laurent Blanc mulai musim ini, mengakui bahwa timnya masih belajar bermain tanpa kehadiran Ibrahimovic sebagai tumpuan di lini serang.

“Ketika saya tiba, saya banyak diberi tahu soal Zlatan Ibrahimovic,” ujar Emery yang dikutip Soccerway.

“Ini wajar, dia adalah salah satu pemain terbaik dalam sejarah klub. Saya pikir kami sedang belajar bermain tanpa dia,” tuturnya.

Sejak Ibrahimovic pergi, PSG menjadikan Edinson Cavani sebagai striker andalan. Cavani tampil impresif dengan sumbangan 18 gol dalam 17 laga di semua kompetisi musim ini.

“Edinson Cavani mencetak banyak gol. Dia bermain bagus ketika dia punya kepercayaan diri,” kata Emery.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *