Nampalys Mendy Kembali Ke Nice Setelah Tak Bersinar di Leicester City

Nampalys Mendy Leicester City to OGC Nice, Nampalys Mendy Leicester City, to OGC Nice, Nampalys Mendy, Leicester City to OGC Nice, Nampalys Mendy to OGC Nice, Leicester City, Premier League, Liga Inggris, Liga Prancis, Ligue 1

Nampalys Mendy OGC Nice

Pemain gelandang dari Leicester City yaitu Nampalys Mendy, pada musim ini tak lagi membela klubnya. Hal ini dikarenakan Ia telah bergabung kembali dengan mantan klubnya di Ligue 1 bersama OGC Nice, namun dengan status pinjaman.

Mendy merupakan pemain yang cukup sering berpindah klub mulai dari karir mudanya, Ia memang menghabiskan waktunya di area Toulon, Prancis, memperkuat diri di tiga klub yaitu La Beaucaire Toulon, Toulon Le Las, RCF Toulon dan Sporting Club Toulon. Namun akhirnya Ia menuju akademi Monaco, dari 2007 lalu hingga 2010.

Iapun akhirnya direkrut di tim cadangan Monaco B, namun dengan performanya yang cemerlang, tak butuh waktu lama untuk membuatnya diboyong di tim utama. Bahkan selama kampanye 2012-13 lalu, Mendy memainkan peran penting dalam klubnya, saat mereka dipromosiakan ke Ligue 1. Namun diluar kesuksesannya tersebut Mendy memutuskan untuk meninggalkan Monaco diakhir musim tersebut setelah masa kontraknya habis.

Mendy pun dikaitkan dengan Manchester United dan Arsenal. Namun walaupun Ia menyebut Manchester United sebagai “klub idamannya”, Mendy menolak pindah ke Inggris karena ingin tinggal di Prancis. Setelah beberapa pembicaraan positif dengan manajer Nice saat itu yaitu Claude Puel, Mendy memutuskan untuk bergabung dengan Nice dengan status bebas transfer.

Mendy pun telah membuat 110 penampilan dalam tiga musim bersama Nice dan membantu mereka ke tempat keempat di Ligue 1 pada tahun 2015-16 lalu. Dia memiliki jumlah passing tertinggi kedua melewati setelah Thiago Motta (2950), yang paling banyak passing per game (78), dan akurasi passing yang baik (92%), bahkan menjadi yang terbaik selain dari pemain Paris Saint-Germain.

Namun musim panas 2016 lalu, Mendy pindah menuju jawara Liga Premier yaitu Leicester City, dimana saat itu klubnya diasuh oleh mantan manajernya AS Monaco, Claudio Ranieri. Ia pun menandatangani kontrak empat tahun untuk dengan nilai 13 juta poundsterling, mencatat rekor pemain termahal klub saat itu. Ia diproyeksikan sebagai pengganti N’Golo Kante yang pindah menuju Chelsea.

Namun bersama The Foxes, pemain tengah, tersebut membuat hanya empat penampilan liga sepanjang musim saat ia berjuang dengan cedera pergelangan kaki yang membatasi waktu bermainnya. Selain dan kepergian Ranieri karena dipecat juga membuatnya tak berhasil mendapatkan kepercayaan pelatih barunya. Dan setelah menghabiskan satu musim di Liga Primer dengan Foxes, gelandang tersebut kini kembali ke klub lamanya, namun dengan status pinjaman.

Mendy tampil dalam kemenangan 4-1 di EFL Cup melawan Sheffield United awal bulan ini, dan ia telah diizinkan untuk meninggalkan klub pinjaman selama satu musim setelah gagal membuat namanya dalam skuad Premier League sejak Januari lalu.

Mendy sebelumnya sempat berbicara tentang keinginannya untuk pindah ke Bordeaux namun mengingat ia telah menghabiskan tiga musim yang sukses di Nice dari tahun 2013, akhirnya Ia memilih untuk kembali ke mantan klubnya.

Sharing is caring!