Marco Verrati : PSG Tak Berhasil Ungguli Montpellier Buka Karena Absennya Neymar

Marco Verratti montpellier vs PSG 2017, Marco Verratti, montpellier vs PSG 2017, Ligue 1, Liga Prancis, Neymar

Marco Verratti saat menghadapi Montpellier 2017

Akhirnya Paris Saint-Germain mengakhiri catatan selalu menangnya di musim ini, pasalnya dalam pertandingan putaran ke tujuh di Bundesliga, mereka ditahan imbang oleh klub yang bertenger diperingkat ke 15 klasemen musim lalu yaitu Montpellier. Namun Marco Verratti tidak percaya bahwa hal itu semata-mata karena absennya Neymar, pemain bintang baru PSG dari Barcelona.

Memang Neymar telah mengalami cedera kaki saat latihan sebelum menghadapi Montpellier, sehingga Ia tak diturunkan dalam laga yang diselenggarakan pada tanggal 23 September kemarin pukul 22.00 WIB. Namun sayangnya PSG tak mampu mengungguli lawannya, bahkan tak bisa menjebol gawang Montpellier satu kalipun.

Padahal jika dilihat dari keseluruhan pertandingan, mereka mampu mendominasi pertandingan, bahkan menguasai bola sangat baik. Mereka juga mampu menciptakan beberapa peluang lebih banyak dibandingkan lawannya, hanya saja memang sepertinya tida terlalu agersif seperti biasanya.

Terlihat walaupun kubu yang diasuh oleh Unai Emery mendominasi penguasaan bola namun nyatanya hanya berhasil melepaskan satu tembakan ke sasaran dan Verratti, yang kembali ke starting line up setelah menjalani larangan tiga pertandingan, menegaskan bahwa absennya pemain dengan biaya transfer termahal didunia saat ini, tidak mempengaruhi klubnya megnhasilkan kemenangan di Stade de la Mosson.

“Semua orang berpikir seperti itu. Itu sama saja seperti Barcelona tanpa Lionel Messi atau Real Madrid tanpa Cristiano Ronaldo – Itu bukan karena Neymar tidak berada di sana, PSG tidak menang,” kata Verratti kepada Canal +.

“Kami adalah tim yang hebat, bahkan tanpa dia. Itu hanya masalah [pembuktian] mengubah kata-kata tadi menjadi tindakan pada saat situasi yang sama muncul.”.

Gelandang Italia itu juga bersikukuh PSG bermain sebaik-baiknya, dengan menciptakan beberapa peluang dan menahan serangan lawan. “Itu adalah pertandingan yang sulit, tidak banyak ruang,” kata Verratti. “Kami bermain di 100 persen. Konsentrasi ada di sana. Kami tidak membiarkan Montpellier memiliki satu tembakan. Semakin lama semakin sulit mencetak gol. Namun kami memiliki peluang.

Meskipun demikian Ia sangat ingin rekan-rekannya mengalihkan fokusnya ke pertandingan Liga Champions Rabu dengan Bayern Munich di kandangnya sendiri.

“Setelah enam matchdays, bisa terjadi bahwa ada yang sulit. Sekarang kita harus memikirkan Liga Champions.” ungkapnya.

Sharing is caring!