Leicester Pertimbangkan Kartu Merah Vardy

Leicester Pertimbangkan Kartu Merah Vardy

Claudio Ranieri menilai Jamie Vardy tak pantas dikartu merah saat menghadapi Stoke City. Oleh karena itu, dia akan mempertimbangkan untuk mengajukan banding.

Leicester harus mengakhiri laga dengan 10 pemain saat tandang ke markas Stoke di lanjutan Premier League, Sabtu (17/12/2016). Vardy diusir wasit Craig Pawson di menit ke-28 setelah diacungi kartu merah langsung karena dianggap melakukan tekel dengan dua kaki terhadap Mame Biram Diouf.

Keputusan tersebut mengundang protes dari kubu Leicester. The Foxes merasa makin dirugikan setelah wasit memberi hadiah penalti kepada Stoke di menit ke-39 setelah Danny Simpson dianggap melakukan handball, yang dikonversi menjadi gol oleh Bojan Krkic.

Ranieri yang biasanya tampak kalem lantas terlihat melakukan protes terhadap wasit setelah babak pertama usai. Manajer asal Italia itu sampai harus dijauhkan dari wasit oleh Kasper Schmeichel.

Akibat kartu merah tersebut, Vardy akan absen di pertandingan melawan Everton, West Ham, dan Middlesbrough. Ditanya apakah Leicester akan mengajukan banding atas kartu merah Vardy, Ranieri mengaku akan mempertimbangkannya.
“Saya tidak tahu, biarkan saya berpikir, jika itu memungkinkan, ya. Dia ingin merebut bola dan mendapatkan bolanya, tidak melakukan pelanggaran,” ujar Ranieri.

“Jika Anda mendengarkan saya, saya blang ‘tidak (itu bukan kartu merah), jika Anda mendengarkan Mark Hughes, dia bilang ‘iya’. Tapi keputusan ada di tangan wasit dan dia bilang itu kartu merah. Ada duel antara (Glen) Johnson dan Vardy. Dia menyentuh bolanya. Mungkin itu kartu kuning.”

Leicester sendiri pada akhirnya mampu mencuri satu poin dari pertandingan tersebut. Sempat tertinggal 0-2, Leicester yang kalah jumlah pemain memperlihatkan semangat juang luar biasa hingga mencetak dua gol balasan di paruh kedua untuk memaksakan hasil akhir 2-2.

“Pertandingan berubah ketika Jamie diusir wasit. Kami sangat gugup dan setelah penalti kami kehilangan ketenangan, bentuk permainan, segalanya,” lanjut Ranieri.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *