Klopp Dikritik Neville Bersaudara

Klopp Dikritik Neville Bersaudara

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, kesal dengan kritik Neville bersaudara kepada Loris Karius. “Wajar jika mereka mengkritik pemain Liverpool,” katanya.

Gary dan adiknya Phil yang menjadi pandit Sky Sportsmengkritik keras Karius usai Liverpool diimbangi West Ham United 2-2 di Anfield, Minggu (11/12/2016) malam WIB kemarin.

Karius dipersalahkan atas dua gol yang bersarang di gawang The Reds. Pertama karena salah mengantisipasi free kick Dimitri Payet serta yang kedua saat dia telat bereaksi menutup ruang tembak Michail Antonio.

Ini jadi kali kedua beruntun Karius disorot karena performa buruknya di bawah mistar yang mengakibatkan Liverpool kehilangan angka. Saat melawan Bournemouth pekan lalu, Karius melakukan blunder fatal yang berujung gol kemenangan lawan dengan skor 4-3.

Alhasil Liverpool gagal menjaga persaingan dengan Chelsea serta Arsenal yang kini berada di dua besar Premier League. Padahal Liverpool tadinya bisa memuncaki klasemen.

Wajar jika Karius kini tengah dikritik habis dan banyak yang meminta Klopp untuk kembali Simon Mignolet sebagai “hukuman” bagi kiper asal Jerman itu.

Tapi, Klopp tak peduli dengan kritik yang ada termasuk dari Neville bersaudara yang diminta untuk melihat lagi track recordkeduanya saat menjadi pelatih.

“Saya tidak terkejut dengan itu. Saat sesi konferensi pers pertama saya membciarakan soal media Inggris dan juga pundit, eks pemain. Mereka sepertinya sudah lupa bagaimana jika mereka dikritik,” ujar Klopp.

“Khususnya Neville bersaudara. Dia yang pernah jadi manajer seharusnya tahu. Saya rasa dia memang tidak mau membantu pemain Liverpool,”tambahnya.

“Dia saja kesulitan untuk bisa menangani pemain. Kenapa kita membiarkan mereka menilai pemain dari televisi? Lebih baik saya diamkan saja mereka.”

“Saya yakin Carra pun tidak akan bicara yang bagus-bagus soal pemain United, jadi tentu saja Neville Bersaudara juga tidak menyukai Liverpool, jadi itu bukan masalah untuk saya.”

“Jika mereka bisa membuat masalah yang lebih besar dari yang mereka sudah pernah alami, saya rasa mereka tengah melakukan itu. Kini Anda sudah punya headline.”

“Bilang kepadanya (Gary Neville) kalau saya tidak main Twitter. Jika ada yang ingin dibicarakan, jangan di Twitter,” tutupnya.

Sharing is caring!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *