Kiper Bayern Telah Bermain Menggunakan Lempeng Logam Di Kaki Selama Sembilan Tahun

Manuel Neuer Bayern Munich, Manuel Neuer, Bayern Munich, Liga Jerman, Bundesliga

Manuel Neuer Bayern Munich

Telah diketahui bahwa kapten kesebelasan dari Bayern Munich yaitu Manuel Neuer mengalami cedera dikakinya dan hal tersebut membuatnya tak bisa diturunkan untuk membela klubnya dalam waktu lama. Ia pun sempat mengakui kepada media Sport Bild bahwa dia telah bermain dengan lempeng logam di kaki kanannya selama sembilan tahun terakhir.

Penjaga gawang berusia 31 tahun tersebut memang telah menjalani operasi kakinya pada minggu lalu dengan sukses setelah mengalami fraktur garis rambut yang berulang dari metatarsal di kaki kirinya. Hal itu terjadi saat sesi latihan sebelumnya yang membuatnya kini akan menghabiskan sisa tahun 2017 menjauh dari lapangan sepak bola.

Ini bukanlah pertama kali untuknya. Dia juga sempat memecahkan metatarsal untuk pertama kalinya saat membela klubnya di Liga Champions menghadapi Real Madrid pada bulan April lalu, yang membuatnya melewatkan banyak pertandingan di awal musim ini.

Bahkan Ia pun mengakui bahwa sebelum direkrut Bayern dari Schalke, Ia mengalami hal yang serupa. “Saya pernah mengalami cedera yang sama saat Schalke di tahun 2008,” kata Neuer. “Dulu, pelat logam sudah dimasukkan yang masih di dalamnya. Saya tidak pernah memiliki masalah dan merasa nyaman dengannya.””

Dia menjelaskan bahwa dia memutuskan untuk tetap terus bermain dengan plat masih di tempat tersebut. Ia pun menambahkan, “Saya meninggalkan semua hal selama karir saya untuk menghindari ketidakhadiran yang tidak perlu.”.

Namun ketidakhadirannya ternyata membawa dampak buruk pada klubnya. Pasalnya selama ini Bayern selalu mengandalkan kemampuannya disetiap pertandingan, bahkan penjaga gawang keduanya yaitu Sven Ulreich, sangat jarang diturunkan sejak kedatangannya dari VfB Stuttgart di musim panas 2015-16 lalu. Tentunya walaupun pemain sehebat apapun jika tak diasah dalam pertandingan yang nyata menghadapi lawan di kompetisi besar, kemampuannya pun bisa menjadi tumpul.

Terbukti bahwa saat dirinya dimainkan, Ia membawa klubnya kebobolan dua gol saat menghadapi Wolfsburg pada putaran keenam , padahal mereka unggul lebih dulu dengan dua gol. Dan pertandingan pagi tadi di Liga Champions menghadapi raksasa Liga Prancis berkantong tebal yaitu PSG, Ia menelan tiga gol lagi, memebuat mereka kehilangan tiga poin, dan sangat mengkhawatirkan untuk bisa keluar dari babak penyisihan group.

Sharing is caring!