Giroud Jadi Biang Kerok Kegagalan Koeman di Everton

Ronald Koeman menyadari situasi yang terjadi pada dirinya sekarang, ada kemungkinan waktu akan menentukan masa depan sang pelatih di Everton akan berakhir. Semua ini mulai terlihat ketika Koeman dianggap gagal mendatangkan penyerang baru yang sebanding dengan Romelu Lukaku.

Sampai pada akhirnya nama Koeman hilang dalam daftar pelatih tim utama Everton, semua ini didapat dikala Koeman tak sanggup menghindari timnya kalah 2-5 dari Arsenal dalam lanjutan Premier League di Goodison Park akhir pekan kemarin.

Dengan kekalahan tersebut, kini Everton harus puas berada di peringkat papan bawah klasemen Premier League yang mungkin saja bisa masuk zona degradasi. Sejauh ini, Everton baru mengumpulkan dua kemenangan dari sembilan pertandingan di Liga Primer Inggris.

Bursa musim panas 2017 kemarin sejatinya sudah menjadi santapan Everton, dimana mereka rela menggelontorkan dana besar dengan mendatangkan sejumlah pemain baru macam Gylfi Sigurdsson, Wayne Rooney dan Jordan Pickford. Namun yang menjadi pertanyaan adalah sikap mereka yang tidak mencoba mencari pengganti Lukaku yang hijrah ke Manchester United.

Dalam hal ini, Koeman mengaku jika dirinya sempat melakukan pendekatan terhadap penyerang Arsenal, Olivier Giroud untuk bergabung dengan Everton. Namun sayang, penyerang kelahiran Prancis tersebut tetap memilih bertahan di Emirates Stadium dalam waktu lama.

“Ketika kami kalah dari Lyon, saya menyadari kami mengalami krisis. Saya tidak bodoh, saya tahu bagaimana sepakbola bekerja. Saya bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Saya yakin masih akan mendampingi tim melawan Arsenal, akan tetapi kekalahan kembali datang dan saya sudah membayangkan apa yang akan terjadi,” ucap Koeman kepada media.

“Pikiran saya sempat mengarah pada kesempatan melawan Chelsea di Piala Liga dan mungkin meraih kemenangan di laga tandang melawan Leicester dan Watford sebelum jeda Internasional,”

“Giroud sangat pas untuk kami, namun detik-detik terakhir semua membuyarkan bayangan saya. Hal itu benar-benar sulit diterima. Lukaku sebelumnya amat penting untuk kami, bukan hanya golnya, akan tetapi penting juga bagaimana cara dia bermain,”

“Dia bisa menahan bola, dia mampu mengendus gol, dia cepat. Kami bisa memberikan bola panjang ketika semuanya tidak berjalan lancar. Namun Giroud kemudian memutuskan menolak. Kami hanya punya Wayne Rooney dan Nikola Vlasic, yang bagus dalam menguasai bola. Namun sayang, itu menjadi masalah buat kami.” tutup Koeman.”

Sharing is caring!