Dicukur Spanyol 3-0, Ini Kata Buffon

gianluigi-buffonTim nasional Italia menelan kekalahan telak saat bertandang ke Spanyol dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018. Kapten timnas Italia, Gianluigi Buffon mengakui jika tim lawan memang tampil lebih superior.

Italia menelan kekalahan tiga gol tanpa balas saat menghadapi Spanyol di Santiago Bernabeu, Minggu (3 September 2017) dinihari WIB. Isco Alarcon yang tampil gemilang untuk Spanyol mencetak dua gol, ditambah tambahan satu gol dari Alvaro Morata.

La Furia Roja yang tampil mendominasi memang berbahaya sepanjang 90 menit dengan melepaskan 12 tembakan, di mana empat di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Gli Azzurri punya delapan percobaan dan separuhnya mengarah ke gawang.

Buffon mengatakan jika timnas Spanyol bermain lebih percaya diri dan sudah amat kompak satu sama lain dalam menerapkan sistem permainan. Ditambah lagi dengan kemampuan teknik tiap-tiap individu yang mengesankan.

“Menurut saya, Spanyol punya kepercayaan diri dan kekompakan permainan mereka yang sudah baik selama bertahun-tahun, yang menambah kualitas dari bermacam-macam talenta individu mereka. Itu membuat mereka luar biasa,” ungkap Gianluigi Buffon.

“Mereka tahu apa yang mereka lakukan, kenapa mereka melakukannya, dan itu merupakan sesuatu yang hanya bisa diperoleh dari pengalaman, bertahun-tahun bekerja bersama, dan dari kemenangan-kemenangan,” lanjut Gianluigi Buffon sebagaimana dilansir Football Italia.

Kekalahan ini diyakini bakal membuat pelatih Italia Giampiero Ventura mengevaluasi kembali formasi permainan 4-2-4 yang dia pakai, khususnya menghadapi tim-tim ofensif seperti Spanyol yang tahu memaksimalkan celah-celah. Namun Buffon tak sependapat kalau harus mengubah lagi sistem permainan tim, walaupun evaluasi akan dibutuhkan.

“Tidak, saya rasa kami kalah karena kami berhadapan dengan sebuah tim yang membuktikan diri superior terhadap kami. Untuk evaluasi taktik, pelatih akan tahu apa yang harus dilakukan dan memahami apa yang bisa kami ekspreksikan melawan tim-tim tertentu dibandingkan menghadapi tim-tim lain. Kami yakin dan berharap bisa ke Piala Dunia. Ada satu tahun perjalanan di hadapan kami, akan ada pemusatan latihan untuk memoles mekanisme-mekanisme permainan tertentu.” tutup Gianluigi Buffon.

Sharing is caring!