Barca Diibaratkan Sebagai Badut Di Bursa Transfer Musim Panas

BarcaTim raksasa La Liga, Barcelona menerima sindiran habis-habisan di sepanjang bursa transfer musim panas kali ini. Pasalnya, aktifitas transfer yang mereka lakukan sangat buruk, setidaknya itu menurut penilaian dari para suporter mereka sendiri.

Yang paling terlihat adalah, Barcelona kehilangan Neymar yang dibeli paksa oleh Paris Saint-Germain. Perusahaan induk PSG, Qatar Sports Investment, memanfaatkan relasi mereka di Qatar untuk memberikan Neymar biaya pemutusan kontrak sebesar 222 juta euro. Barca pun mati kutu dan tidak bisa berbuat apa pun untuk menghentikan transfer ini.

Kabarnya, ketertarikan PSG merupakan sebuah bentuk balas dendam karena Barcelona terus melakukan pendekatan kepada Marco Verratti sejak awal bursa transfer. Los Cules bermain mata dengan agen Verratti dan hal itu membuat PSG merasa sangat berang.

Ditinggalkan oleh Neymar membuat Barca harus segera mencari pemain pengganti. Kala itu yang menjadi target buruan Barcelona adalah Philippe Countinho. NamunLiverpool yang menjadi klub pemilik berkali-kali menegaskan bahwa mereka tidak akan menjual Coutinho ke Barcelona atau klub mana pun.

Selain itu, Barcelona juga dinilai terburu-buru dalam membelanjakan uang hasil penjualan Neymar itu. Beberapa pemain yang didatangkan ke Camp Nou malah mendapatkan pandangan negatif dari para suporter mereka sendiri.

Barcelona kemudian dibandingkan sebagai sosok badut dalam bursa transfer musim panas lalu. Menjadi badut bisa diartikan sebagai banyak hal, dan tidak semuanya buruk. Badut bisa dinilai sebagai sosok yang menghibur, konyol, menakutkan, serta tentunya selalu menjadi pusat perhatian.

Semua itu tergantung bagaimana orang mengartikannya. Barcelona, melalui pekerjaan yang dilakukan oleh para petinggi klub, memiliki semua syarat untuk dipanggil sebagai badut sepanjang bursa transfer musim panas kali ini.

Untuk para pendukung Barca, bursa transfer lalu bisa terasa seperti neraka. Untuk fans yang tidak terlalu fanatik, melihat seluruh kejadian di Barca bisa jadi sangat menggelikan. Bagi rival seperti Real Madrid, menyaksikan Barcelona kebingungan di bursa transfer tentunya mendatangkan perasaan yang menyenangkan.

 

Sharing is caring!